cara melamar pekerjaan

√ 10 Cara Melamar Pekerjaan yang Disukai HRD & Cepat Diterima!

Ketika melamar pekerjaan di suatu perusahaan, tentunya ada banyak kandidat yang ikut melamar. Karena hal inilah, ada beberapa cara melamar pekerjaan yang bisa dilakukan oleh pelamar agar disukai HRD dan kesempatan untuk diterima kerja semakin besar.

Ada banyak tahapan seleksi yang harus dilalui mulai dari tes tertulis, tes psikologi, hingga interview. Untuk mengetahui tata cara melamar pekerjaan yang tepat agar HRD terkesan, mari simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Cara Melamar Pekerjaan yang Disukai HRD dan Cepat Diterima

Ketika melamar pekerjaan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh kandidat agar bisa lolos seleksi dan diterima oleh perusahaan tersebut. Nah, berikut ini beberapa cara melamar kerja yang tepat agar peluang diterima semakin besar. 

1. Pilih Sesuai Bidang yang Dikuasai

Salah satu cara tepat melamar pekerjaan adalah memilih bidang yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Hal ini bisa menjadi poin plus bagi pelamar kerja sehingga berpeluang untuk diterima di perusahaan tersebut. 

Misalnya, pelamar berasal dari jurusan kuliah Ilmu Komunikasi dan akan melamar di posisi Customer Service. Karena relevan dengan posisi yang dilamar, peserta tentunya akan memiliki kesempatan lebih besar untuk diterima. 

Peserta juga bisa menggunakan pengalaman kerja sebelumnya untuk meningkatkan poin dan posisi tawar. Dengan begitu, perekrut akan lebih lebih yakin bahwa kandidat yang melamar tersebut memang berpengalaman dan memiliki kualifikasi memadai pada bidang tersebut. 

Baca Juga  √ Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Kerja dan Contoh Lengkapnya!

Lalu, bagaimana cara melamar pekerjaan yang baik bagi pelamar fresh graduate alias baru saja lulus dan belum punya pengalaman kerja? Nah, untuk mendapatkan kesan yang baik dan nilai plus di mata HRD, fresh graduate bisa melampirkan portfolio yang relevan dengan posisi yang dilamar. 

2. Pakai Istilah Khusus Sesuai Bidang

Cara melamar pekerjaan selanjutnya yang bisa diterapkan oleh para pelamar kerja yaitu menggunakan istilah-istilah teknis sesuai bidang yang ditekuni. Misalnya, peserta akan melamar pekerjaan untuk posisi Product Manager. 

Untuk menarik perhatian perekrut sekaligus mendapatkan poin plus, peserta bisa menyertakan Agile atau Scrum pada cover letter atau bisa mendiskusikannya ketika interview.

Bagi pelamar kerja yang mengincar posisi Digital Marketing, maka jabarkan campaign yang pernah diimplementasikan pada pekerjaan sebelumnya. Dengan begitu, HRD akan tertarik dan yakin bahwa peserta memang layak untuk mendapatkan posisi tersebut. 

3. Gunakan Foto yang Profesional

Bagi pelamar kerja yang ingin menyertakan foto di dalam CV, maka gunakan foto yang terlihat profesional dengan mengenakan pakaian formal seperti jas atau blazer saat pas foto. 

Hindari penggunaan efek percantik atau filter yang berlebihan karena akan memberikan kesan kurang profesional.

4. Perhatikan Cover Letter

Cover letter atau surat lamaran memiliki fungsi untuk memberikan gambaran atau mencerminkan kepribadian atau kemampuan pelamar. Maka dari itu, sangat penting bagi pelamar kerja untuk membuat cover letter yang menarik agar HRD terkesan. 

Selain mencantumkan perkenalan atau profil singkat, pelamar bisa menyertakan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar. 

5. Jangan Terlalu Sering Ganti Pekerjaan

Meskipun job hopping alias ganti-ganti pekerjaan terlihat wajar, namun hal tersebut ternyata menjadi dasar penilaian HRD. HRD biasanya akan melihat jangka waktu bekerja peserta di perusahaan sebelumnya. 

Apabila peserta tersebut telah bekerja dalam waktu yang cukup lama di perusahaan sebelumnya, maka HRD akan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan untuk melihat loyalitas peserta pada posisi tertentu.

Baca Juga  √ Contoh Surat Cuti Melahirkan yang Baik dan Benar (Terlengkap!)

6. Lakukan Riset Seputar Perusahaan yang Dilamar

Sebelum mengirimkan lamaran atau datang ke interview kerja sebuah perusahaan, sebaiknya lakukan riset kecil mengenai perusahaan yang dilamar.  

Hal ini bertujuan untuk menambah pengetahuan pelamar mengenai bisnis yang dijalankan, target pasar perusahaan tersebut, dan kontribusi yang bisa diberikan untuk perusahaan. Dengan memiliki pengetahuan yang baik seputar perusahaan yang dilamar, HRD atau perekrut akan terkesan.  

7. Perbaiki Profil Media Sosial

Di era digital seperti saat ini, banyak perekrut yang mencari kandidat pelamar melalui media sosial. Beberapa perekrut juga menggunakan media sosial untuk mengetahui dan menilai karakter pelamar.

Agar HRD terkesan dan menambah poin plus, cobalah untuk memoles profil media sosial termasuk LinkedIn. Pasang foto yang profesional dan cantumkan prestasi atau pencapaian yang sudah diraih selama ini.

Jangan lupa juga untuk mencantumkan detail job description. Dengan begitu, perekrut akan memiliki gambaran mengenai karakter dan kemampuan yang dimiliki oleh pelamar.

8. Percantik Portfolio

Cara melamar pekerjaan selanjutnya yang bisa diterapkan yaitu mempercantik portfolio hasil pekerjaan.  Dengan portfolio yang menarik, secara tidak langsung pelamar bisa menyampaikan kemampuannya kepada perekrut. 

Di era digital yang serba canggih seperti saat ini, portfolio bisa dibuat melalui situs atau aplikasi sehingga lebih efektif dan efisien. Usahakan untuk mencantumkan semua hasil pekerjaan atau proyek yang sudah berhasil dilakukan beserta testimoninya untuk meyakinkan perekrut.

9. Sebutkan Gaji yang Diinginkan

Saat melakukan interview kerja, tak jarang HRD akan menanyakan besaran gaji yang diterima di perusahaan sebelumnya. HRD juga akan menanyakan berapa gaji yang diinginkan apabila berhasil diterima di perusahaan tersebut.

Maka dari itu, jawablah dengan jujur mengenai gaji dan hindari berbohong karena HRD memiliki jaringan yang luas. Apabila pelamar berbohong, maka hal tersebut bisa berdampak buruk di kemudian hari. 

Baca Juga  √ Contoh Surat Peringatan Karyawan dan Ketentuannya (Lengkap!)

10. Gunakan Format yang Tepat

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cara melamar pekerjaan di era digital seperti saat ini bisa dilakukan melalui media sosial atau email. Pelamar kerja bisa mengirimkan lamaran melalui email menggunakan format yang sesuai agar HRD terkesan seperti contoh berikut ini.

Subject : Nama lengkap – Posisi yang dilamar

Yth. 

HRD (sebutkan nama perusahaan)

di Tempat

Dengan hormat, 

Saya memiliki pengalaman selama 2 tahun sebagai Data Loader di perusahaan sebelumnya. Saya mengetahui adanya lowongan pekerjaan posisi Data Analyst di perusahaan yang Anda kelola melalui website perusahaan pada tanggal 15 April 2022. 

Perusahaan yang Anda pimpin menggunakan sistem A dalam proses analisis data. Saya menggunakan sistem A dalam proses data loading sehingga saya dapat mendeteksi kesalahan dalam input data dengan cepat.

Keahlian saya dalam bidang ini bisa menjadi aset berharga bagi perusahaan Anda. Setelah lulus dan mendapatkan gelar sarjana Manajemen, saya bekerja di perusahaan X selama 2 tahun dan berhasil memasukkan data fare sheet pada sistem A untuk beberapa macam penerbangan. 

Dengan kemampuan yang saya miliki, saya sangat berharap bisa memperluas pengalaman saya di lingkungan baru seperti posisi yang ditawarkan oleh perusahaan Anda. Bersama surat lamaran ini, saya lampirkan CV dan sertifikat yang bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk Anda.

Atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan, saya ucapkan terima kasih. 

Hormat saya, 

(nama)

(alamat lengkap)

nama@gmail.com

(nomor HP aktif)

Cara melamar pekerjaan di atas bisa diterapkan untuk membuat HRD terkesan sehingga kesempatan untuk diterima kerja lebih besar. Pelangifortunaglobal.com bisa menjadi pilihan tepat bagi pelamar kerja yang membutuhkan wadah untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kemampuan yang dimiliki.

Related Posts