√ Kompensasi Adalah : Tujuan, Jenis dan Syaratnya (Lengkap!)

kompensasi adalah

Ketika mempekerjakan karyawan, perusahaan pasti akan memberikan kompensasi kepada mereka. Kompensasi adalah imbalan bagi karyawan. Bentuk imbalan tersebut ada beberapa macam dan besarnya juga tidak sama antara satu karyawan dengan karyawan lainnya.

Perusahaan umumnya cukup perhitungan dalam memberikan kompensasi karyawan karena mereka tidak ingin rugi. Tapi di sisi lain, mereka juga ingin bisa mencapai tujuan tertentu melalui pemberian kompensasi itu. Apa saja bentuk dan tujuan kompensasi? Mari cari tahu jawabannya di sini.

Pengertian Kompensasi

Menurut KBBI, kompensasi adalah imbalan yang berupa uang maupun non-uang yang diberikan untuk pekerja. Beberapa ahli telah mengemukakan pendapatnya tentang pengertian kompensasi.

  • Handoko (2017) berpendapat bahwa kompensasi merupakan semua yang diterima oleh karyawan sebagai balas jasa.
  • Menurut Ariandi (2018), kompensasi merupakan imbalan yang diperoleh oleh karyawan dari perusahaan tempatnya bekerja atas apa yang telah ia lakukan selama bekerja.
  • Dessler (2012) berpendapat bahwa kompensasi merupakan segala jenis penghargaan yang perusahaan berikan kepada karyawan sebagai balas jasa atas apa yang telah mereka berikan kepada perusahaan.

Pemberian kompensasi yang tepat dapat memberi dampak positif kepada karyawan maupun perusahaan. Sebagai contoh, karyawan yang memperoleh kompensasi memuaskan akan termotivasi untuk bekerja lebih baik lagi atau meningkatkan produktivitasnya. 

Sedangkan bagi perusahaan, sistem kompensasi dapat membuat perusahaan terlihat lebih baik di mata kompetitor, hukum, dan job seeker. Untuk memperoleh dampak positif tersebut, perusahaan tentu harus memiliki sistem kompensasi yang baik.

Tujuan Kompensasi

Pemberian kompensasi dilakukan oleh perusahaan berdasarkan tujuan tertentu. Di bawah ini beberapa tujuan yang dapat dicapai oleh perusahaan saat memberikan kompensasi karyawan. 

Baca Juga  8 Tips Agar Sukses Wawancara Kerja di Bank dan Contoh Wawancara [Lengkap!]

1. Memicu Peningkatan Performa Kerja Karyawan

Tujuan utama perusahaan memberi kompensasi kepada karyawan adalah untuk memicu peningkatan performa kerja mereka. Dengan meningkatnya kinerja karyawan, tentu saja perusahaan memperoleh keuntungan.

Hal ini karena peningkatan performa akan membuat perusahaan mampu membuat produk berkualitas atau memberikan pelayanan memuaskan. Alhasil, perusahaan dapat terus mempertahankan penjualannya.

2. Mempertahankan Karyawan Berprestasi

Karyawan berprestasi yang memperoleh kompensasi tidak adil biasanya akan merasa tidak merasa dihargai oleh perusahaan. Perasaan ini selanjutnya memicu mereka resign dan pindah ke perusahaan lain yang menawarkan kompensasi lebih besar.

Untuk menghindarinya, perusahaan berusaha memberi kompensasi memuaskan bagi karyawan berprestasi. Dengan menunjukkan penghargaan yang sesuai kepada mereka, perusahaan berharap loyalitas mereka meningkat.

Alhasil, karyawan berprestasi tersebut akan merasa betah bekerja di perusahaan ini. Sehingga, perusahaan dapat mempertahankan mereka dan produktivitas perusahaan tetap terjaga. 

3. Memperoleh Karyawan Berkualitas

Pemberian kompensasi juga dilakukan untuk memperoleh karyawan berkualitas. seperti yang diketahui, karyawan berkualitas merupakan salah satu sumber daya berharga bagi perusahaan karena dapat meningkatkan kualitas perusahaan itu sendiri.

Maka, ketika sedang melakukan proses pencarian kandidat, perusahaan terkadang mencantumkan kompensasi yang ditawarkan. Perusahaan berharap bahwa keterangan tentang kompensasi ini akan menjadi umpan untuk menarik karyawan berkualitas. 

4. Efisiensi Biaya

Tujuan lain dari pemberian kompensasi adalah untuk efisiensi biaya. Peningkatan performa dan loyalitas karyawan akibat dari pemberian kompensasi yang adil dapat menghindarkan perusahaan dari pengeluaran berlebihan.

Sebagai contoh, karyawan yang mendapat kompensasi memuaskan akan melayani pelanggan dengan baik. Sehingga, pelanggan akan merasa puas dan mau terus menggunakan layanan/produk perusahaan itu. 

Alhasil, perusahaan tidak akan mengalami kerugian akibat penurunan pelanggan. Contoh lainnya adalah, loyalitas karyawan yang tinggi akan menghindarkan perusahaan dari pengeluaran ekstra untuk mencari karyawan baru.

Baca Juga  Skill dalam CV yang Baik dan Benar Dicantumkan Saat Melamar Kerja

5. Memenuhi Administrasi Legalitas

Pemerintah, melalui UU, telah mengatur pemberian kompensasi dari perusahaan kepada karyawan. Oleh karena itu, perusahaan harus mematuhi UU tersebut agar administrasi legalitasnya terpenuhi.

6. Menjamin Terciptanya Keadilan di Dalam Perusahaan

Kompensasi dapat menjamin terciptanya keadilan di dalam perusahaan. Perusahaan yang memberi kompensasi sesuai dengan kinerja karyawan berarti telah menciptakan suatu bentuk keadilan.

Bentuk Kompensasi

Kompensasi diwujudkan dalam beberapa bentuk oleh perusahaan.

1. Gaji

Gaji adalah balas jasa dari perusahaan kepada karyawan dalam bentuk uang. Imbalan ini diberikan setiap minggu atau setiap bulan. Perhitungannya sendiri umumnya dilakukan per jam.

2. Tunjangan

Tunjangan yang diberikan oleh perusahaan ada beberapa macam. Beberapa contoh tunjangan yang umum diperoleh karyawan adalah asuransi kesehatan, program pensiun, dan tunjangan hari raya.

3. Insentif

Insentif adalah bayaran tambahan selain gaji. Pemberian insentif biasanya disesuaikan dengan penjualan yang dilakukan karyawan, produktivitas, atau keuntungan yang diberikan oleh karyawan kepada perusahaan.

4. Fasilitas

Fasilitas adalah contoh bentuk kompensasi non-uang. Contoh fasilitas yang diberikan perusahaan kepada karyawan adalah tempat parkir khusus, mobil perusahaan, dan rumah dinas atau mess karyawan.

Jenis-Jenis Kompensasi

Bentuk-bentuk kompensasi yang ada di atas dikelompokkan menjadi 3 jenis.

1. Kompensasi Langsung

Yang dimaksud dengan kompensasi langsung adalah kompensasi berbentuk uang yang diberikan secara langsung oleh perusahaan kepada karyawan. Contoh kompensasi jenis ini adalah gaji pokok, bonus, dan insentif.

2. Kompensasi Tidak Langsung

Kompensasi ini juga berbentuk uang, tapi pemberiannya tidak dilakukan secara langsung. Asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan dana pensiun adalah contoh kompensasi tidak langsung.

3. Kompensasi Non-Uang

Kompensasi non-uang atau non-financial adalah imbalan berbentuk fasilitas atau bentuk non-financial lainnya. Contoh jenis imbalan ini adalah tempat parkir khusus, lingkungan kerja yang nyaman, dan proyek menarik.

Syarat Kompensasi 

Perusahaan tentu tidak memberi kompensasi dengan sembarangan. Ada beberapa pertimbangan yang digunakan perusahaan dalam menentukan besarnya kompensasi yang akan diberikan kepada karyawan.

Baca Juga  √ Manajemen Karir Adalah : Pengertian, Manfaat dan Contohnya!

Di bawah ini beberapa kebijakan syarat kompensasi yang ditetapkan oleh perusahaan.

1. Nilai Pekerjaan

Nilai atau harga pekerjaan merupakan prioritas utama dalam menentukan bentuk dan besaran kompensasi yang akan diberikan kepada karyawan. Penilaian besarnya nilai pekerjaan ini umumnya berdasarkan dua faktor.

  • Jenis keahlian yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan tersebut serta tingkat kerumitan dan risiko pekerjaan tersebut.
  • Survey atas nilai pekerjaan yang ditetapkan oleh perusahaan lain. Data nilai pekerjaan ini nantinya akan dijadikan patokan dalam memberikan kompensasi. 

2. Sistem Kompensasi

Terdapat beberapa sistem kompensasi yang diikuti oleh perusahaan. Salah satunya adalah sistem kompensasi waktu. Dalam sistem ini, karyawan yang bekerja lembur akan memperoleh gaji bulanan lebih besar.

Sistem yang kedua adalah sistem kompensasi prestasi. Pada sistem ini, karyawan yang mampu menunjukkan prestasi lebih akan memperoleh bonus. Sistem ini sangat baik untuk mendorong karyawan agar lebih produktif.

Sistem yang ketiga adalah sistem borongan. Dalam sistem ini, kompensasi ditetapkan atas lamanya waktu pengerjaan dan volume pekerjaan.

Cara Mencari Pekerjaan dengan Kompensasi Menarik

Semua pelamar kerja pasti ingin memperoleh pekerjaan dengan kompensasi yang menarik dan sesuai kualifikasinya. Sayangnya, mencari pekerjaan seperti itu tidak selalu mudah karena minimnya lowongan atau tingginya persaingan.

Namun, kesulitan ini dapat sedikit diatasi dengan beberapa trik, yaitu bergabung dengan platform job seeker terbaik dan aktif mencari lowongan kerja. Platform jobseeker terbaik adalah pelangifortunaglobal.com.

Platform tersebut menawarkan banyak lowongan pekerjaan dan membantu membernya menemukan pekerjaan yang paling sesuai dengan kualifikasi mereka. Jadi, member tidak perlu browsing lowongan pekerjaan. Mereka cukup mendaftar, submit CV, dan platform ini akan bekerja untuk mereka.

Saat melamar pekerjaan, pelamar kerja tak boleh lupa untuk mempertimbangkan kompensasi yang ditawarkan penyedia kerja. Kompensasi adalah imbal jasa dari perusahaan kepada karyawan dan merupakan hak karyawan, Maka, penting bagi karyawan untuk memperoleh kompensasi yang adil.