√ Helper Adalah : Tugas, Tanggung Jawab dan Gaji (Lengkap!)

helper adalah

Agar bisnis berjalan lancar, perusahaan mempekerjakan banyak karyawan untuk mengisi berbagai posisi. Sebagian mereka berhadapan langsung dengan pelanggan, tapi sebagian lainnya berada di balik layar, contohnya helper. Helper adalah karyawan yang tugasnya membantu karyawan lainnya.

Perusahaan umumnya tidak mencari kandidat dengan kualifikasi khusus untuk lowongan helper karena pekerjaan helper biasanya lebih banyak mengandalkan tenaga. Lalu, apa sebenarnya profesi helper itu? Dan apa saja tugas seorang helper? 

Apa itu Helper?

Helper adalah karyawan yang tidak mempunyai keahlian khusus, yang tugasnya adalah membantu pekerja terampil. Bantuan yang diberikan oleh helper umumnya adalah pekerjaan manual yang lebih banyak membutuhkan tenaga daripada keahlian khusus. 

Profesi helper sebenarnya terbagi dalam beberapa jenis. Meski demikian, helper dalam bidang industri manufaktur biasanya bekerja di gudang. Sehingga, mereka disebut warehouse helper.

Secara singkat, tugas seorang warehouse helper adalah membantu proses keluar masuknya barang. Sebagai contoh, mereka mempersiapkan barang yang akan dikirim, memuat barang ke truk, menurunkan barang dari truk, dan menyimpan barang di gudang.

Gaji helper cukup bervariasi. Hal ini tergantung pada beberapa faktor, contohnya lokasi perusahaan tempat mereka bekerja. Perusahaan yang ada di Jabodetabek umumnya membayar upah yang lebih tinggi daripada perusahaan yang ada di Jateng. 

Berikut ini kisaran upah helper di beberapa wilayah di Indonesia.

Wilayah Kisaran Upah Helper
Jawa TengahRp1.500.000 – Rp2.500.000
Jawa TimurRp2.500.000 – Rp3.000.000
Jawa BaratRp3.000.000 – Rp4.500.000
DKI JakartaRp3.000.000 – Rp4.500.000

Tugas Helper

Tugas dan tanggung jawab warehouse helper di satu perusahaan dengan perusahaan lainnya umumnya sama. Berikut ini beberapa tugas serta tanggung jawab seorang helper gudang.

Baca Juga  √ Account Officer Adalah : Tugas & Skill yang Wajib Dimiliki!

1. Mendata Persediaan Barang

Salah satu jobdesk helper yaitu mendata persediaan barang yang ada di gudang. Semua barang yang masuk dan keluar gudang harus didata. Dengan demikian, kekosongan stok barang dapat dihindari dan pengiriman barang tidak terlambat. 

2. Mengelola Arus Keluar Masuk Barang

Helper memiliki andil dalam pengelolaan arus keluar masuk barang dari dan ke gudang. Pengelolaan ini dilakukan dengan cara mempersiapkan barang sesuai pesanan divisi marketing dan memuat barang tersebut ke kendaraan untuk dikirim ke tempat tujuan.

Selain itu, ia juga melakukan pengambilan barang dari divisi produksi berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Dengan kata lain, helper berperan dalam kelancaran sirkulasi barang.

3. Membuat Laporan Mutasi Barang

Selain itu, helper juga bertugas untuk membuat laporan mutasi barang atau perpindahan barang. Setiap kali terjadi arus barang keluar atau masuk gudang, helper akan mencatatnya dan melaporkannya kepada supervisor.

Laporan ini dapat bersifat harian, mingguan, atau bulanan. Laporan tersebut sangat menunjang laporan lainnya, contohnya laporan produksi dan laporan pemasaran. Selain itu, dengan adanya laporan ini, operasional gudang dapat berjalan dengan baik.

4. Menangani Faktur dan Struk Barang

Helper membantu staf gudang menangani faktur dan struk barang. Ketika terdapat barang masuk, ia menerima faktur atau struk tersebut. Selanjutnya, ia akan melaporkan atau memberikannya kepada atasan.

5. Menata Barang Secara Sistematis

Setelah barang masuk gudang, jobdesk helper yaitu meletakkan dan menata barang tersebut secara sistematis. Penataan ini biasanya berdasarkan pengelompokan tertentu, misalnya tanggal produksi, karakteristik, dan nama produk. 

Baca Juga  √ Operator Produksi Adalah : Tugas dan Tanggung Jawab (Lengkap!)

Dengan demikian, jika helper nantinya perlu menyiapkan barang untuk dikirim, ia tidak akan mengalami kesulitan dalam menemukan barang yang diperlukan. 

6. Membantu Sopir Mengantar Barang

Pada kesempatan tertentu, helper mungkin akan diminta untuk membantu sopir mengantarkan barang. Dalam hal tugas ini, ia tentu harus membantu sopir menurunkan barang dari truk ketika barang telah sampai di tujuan.

Syarat untuk Menjadi Helper

Meski profesi helper tidak memerlukan keahlian khusus, tapi perusahaan biasanya akan menetapkan syarat tertentu bagi pelamar posisi tersebut. 

Syarat Umum Menjadi Helper

Di bawah ini syarat umum yang ditetapkan perusahaan bagi pelamar posisi helper.

  • Tingkat pendidikan SMA/SMK atau yang setara.
  • Memiliki SIM B1
  • Usia kurang dari 40 tahun
  • Diutamakan laki-laki
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Memiliki kekuatan fisik
  • Mampu membuat laporan
  • Bersedia kerja lembur

Kecakapan yang Harus Dimiliki Helper

Agar bisa melakukan tugas helper dengan baik, calon helper sebaiknya memiliki kecakapan di bawah ini.

  • Memahami K3 – Karena helper bekerja dengan barang berat dan keras, maka ia harus memahami kaidah keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Sebagai contoh, ia harus mengenakan helm dan alat keselamatan lainnya.
  • Teliti – Helper harus teliti dalam banyak hal, misalnya dalam menata barang, mendata barang masuk dan keluar gudang, dan membuat laporan sirkulasi barang. Ketelitian ini sangat membantu kegiatan lainnya, contohnya proses stock opname dan proses pemasaran.
  • Memahami K6 – Selain memahami K3, helper juga harus memahami K6 (keindahan, kebersihan, kerindangan, keamanan, ketertiban, dan kekeluargaan). Dengan memahaminya, ia diharapkan bisa menjaga kaidah K6 selama bekerja.

Jenis Helper Selain Helper Gudang

Selain warehouse helper, ada beberapa posisi helper lain dalam dunia kerja.  Mereka tentunya memiliki tugas dan tanggung jawab berbeda-beda. 

  • Helper Operator – Helper operator bertugas membantu operator mesin produksi dalam mempersiapkan barang produksi. Ia harus standby di depan mesin produksi untuk memantau kerja mesin dan bertanggung jawab mencatat barang yang akan dikirim ke divisi lain.
  • Helper Painting – Helper painting bertugas membantu tukang cat kapal mengelupas cat lama sebelum cat baru diaplikasikan.
  • Helper Welder – Helper ini bertugas melakukan pengelasan peralatan perusahaan.
  • Helper Delivery – Helper Delivery biasanya bekerja di restoran atau perusahaan jasa. Tugas helper delivery adalah mengantar barang pesanan konsumen, contohnya makanan.
  • Helper Medical – Helper medical bekerja di klinik atau rumah sakit. Ia bertugas mengecek suhu pasien sebelum masuk RS, menginput data pasien, dan membersihkan area RS agar steril.
  • Cook Helper – Umumnya cook helper bekerja di restoran atau hotel. Tugas utama cook helper adalah membantu chef, contohnya mengupas dan memotong sayuran.
Baca Juga  √ 2 Jenis Status Pekerjaan Karyawan Menurut Kemnaker

Cara Mendaftar Menjadi Helper 

Beberapa pencari kerja mungkin merasa bahwa profesi helper adalah suatu pekerjaan yang cocok untuknya. Untuk mendaftar menjadi helper, pencari kerja terlebih dahulu harus bergabung dengan pelangifortunaglobal.com, yang merupakan platform pencarian lowongan kerja. 

Mengapa para pencari kerja harus bergabung dengan platform tersebut?

  • Platform tersebut sudah memiliki pengalaman belasan tahun dalam menyediakan informasi lowongan kerja dan membantu pencari kerja menemukan pekerjaan yang tepat.
  • Sudah ribuan pencari kerja yang berhasil memperoleh pekerjaan sesuai kualifikasi mereka berkat bergabung dengan platform tersebut.
  • Platform job seeker ini menawarkan kemudahan bergabung. Pencari kerja hanya perlu mengisi formulir berkaitan dengan data diri dan upload CV. Selanjutnya, platform ini akan mencarikan lowongan pekerjaan yang paling sesuai untuk pencari kerja.
  • Platform tersebut membantu para pencari kerja untuk tumbuh dan berkembang sehingga mereka dapat mencapai target mengenai pekerjaan mereka.

Profesi helper adalah profesi yang terkesan mudah untuk dijalani. Namun, sejatinya profesi ini cukup menantang. Bergelut dengan banyak jenis barang di warehouse bukanlah hal yang mudah. Ingatan yang baik, ketelitian, dan kekuatan fisik sangat diperlukan untuk menangani barang-barang tersebut.