√ 3 Contoh Surat Izin Sakit Kerja yang Benar & Cara Membuatnya!

surat izin sakit

Kesehatan merupakan salah satu hal penting untuk menunjang pekerjaan agar lebih optimal dalam bekerja. Namun tidak bisa dipungkiri setiap orang pasti pernah sakit sehingga tidak bisa masuk kerja seperti biasanya. Dalam momen ini, tentunya seorang karyawan harus membuat surat izin sakit.

Tentu saja membuat surat izin tidaklah bisa sembarangan agar perusahaan tempat bekerja bisa percaya bahwa surat tersebut benar adanya dan tidak digunakan untuk melakukan hal lainnya. Meskipun setiap perusahaan memiliki peraturan sendiri, namun berikut adalah contoh surat izin sakit yang bisa digunakan.

3 Contoh Surat Izin Sakit Kerja yang Benar

Mengirimkan surat izin yang baik dan benar saat sakit dan tidak bisa bekerja tak hanya bertujuan agar tidak dianggap bolos dan memberitahu atasan saja, melainkan untuk menunjukan profesionalitas diri di dalam bekerja. Untuk itu berikut contoh surat izin yang bisa ditiru saat momen yang diperlukan.

Baca Juga  √ 3 Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill beserta Contohnya!

1. Contoh Surat dengan Data Lengkap

Pontianak, 10 Maret 2022
Hal: Permohonan izin tidak masuk kerja
Lampiran: 1 halaman

Yang terhormat,
Kepala Bagian Bidang APT. Tempat Bekerja
Jl. Alamat Perusahaan, Kota

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Isikan nama lengkap
Jabatan : Tulis jabatan pekerjaan
Alamat : Jl. Alamat tempat tinggal

Memiliki maksud mengajukan izin untuk tidak masuk kerja pada tanggal 11-12 Maret 2022 karena sakit dan harus menjalani proses pemulihan selama 2 hari sesuai dengan saran dokter di RS Soedarso Pontianak. Sehubungan dengan hal itu, saya melampirkan surat keterangan dokter untuk digunakan sesuai kebutuhan.Oleh karena itu, dengan rasa hormat saya berharap Bapak Kepala Bagian Bidang A PT. Tempat Bekerja dapat memberikan izin tidak masuk kerja kepada saya di hari tersebut. Bila ada kepentingan mendesak mengenai pekerjaan, saya siap dihubungi melalui email ataupun WhatsApp di hari tersebut. Pekerjaan yang saya tinggalkan selama izin sakit juga akan saya selesaikan sesegera mungkin setelah masuk kerja kembali.Demikian surat permohonan izin untuk tidak masuk kerja ini saya sampaikan. Atas pengertian dan kebijaksanaannya, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Nama Lengkap

2. Contoh surat izin singkat dan sederhana

Samarinda, 17 Juli 2022
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Lampiran: 1 Lembar

Yang terhormat,
Kepala Dinas Pendidikan Samarinda
di Tempat

Dengan surat ini saya memberitahukan bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Juli 2022 saya tidak bisa bekerja seperti biasa karena sakit dan menjalani perawatan di rumah berdasarkan saran dokter. Sehubungan dengan hal itu, saya bermaksud untuk memohon izin tidak masuk kerja selama 1 hari. Saya melampirkan surat keterangan dokter bersama surat ini sebagai bentuk pertimbangan.
Demikian surat ini saya kirimkan, atas perhatian dan pengertiannya saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Komarudin

3. Contoh surat izin sakit tulisan tangan yang benar

21 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja, Lengkap! – Blog Mamikos

3 surat di atas adalah contoh surat izin sakit kerja yang bisa ditiru di kondisi yang sesuai. Membuat surat izin tentunya harus dengan format yang sesuai apalagi jika perusahaan tempat bekerja sudah memiliki aturannya sendiri. Namun tentunya ada aturan umum untuk membuat surat izin ini.

Cara Membuat Surat Izin Sakit Kerja yang Benar

Ada beberapa hal penting dan harus ada dalam menulis surat izin kerja terutama jika penyebabnya adalah sakit. Berikut ini adalah cara membuat surat izin sakit kerja yang baik dan bisa diterapkan secara umum.

Baca Juga  √ Networking Adalah : Manfaat dan Pentingnya dalam Dunia Kerja

1. Gunakan bahasa yang baku atau formal dalam surat

Jangan menggunakan bahasa yang nonformal apalagi kurang sopan pada saat membuat surat izin. Hal ini untuk menunjukkan bentuk profesionalitas kerja apalagi surat tentunya akan dikirimkan kepada atasan atau pimpinan di perusahaan. 

Hal ini juga berlaku meskipun sudah kenal atau akrab dengan pimpinan atau atasan, agar tidak terjadi kesenjangan dan kecemburuan dari karyawan lainnya yang mungkin baru atau belum terlalu dekat dengan atasan atau pimpinan.

2. Tuliskan tujuan atau penerima surat secara jelas

Tuliskan dengan jelas kepada siapa surat izin dituliskan dengan jelas dan spesifik. Jangan gunakan bahasa pimpinan tanpa memberikan bidang atau jabatan yang jelas. Apalagi jika sudah ada aturan dari kantor mengenai kepada siapa izin dilakukan, maka tuliskan secara spesifik nama dan jabatannya.

Baca Juga  √ Surat Paklaring Kerja: Contoh & Cara Membuatnya (Lengkap!)

3. Sampaikan alasan izin tidak masuk kerja dengan jujur dan jelas

Hal yang paling penting dalam menyampaikan permohonan izin tidak masuk adalah alasan yang jelas dan pastinya jujur. Jangan menggunakan alasan sakit untuk melakukan hal lain hanya demi mendapatkan izin yang lebih mudah.

4. Sampaikan durasi izin kerja yang diminta

Berikutnya sampaikan pula berapa lama izin kerja akan dilakukan apakah satu hari atau lebih dari itu. Jangan sampai menganggap ketika sudah mengirimkan surat izin sakit maka bisa tidak masuk kerja seenaknya hingga sembuh tanpa memberi kepastian yang jelas.

Jika durasi izin terbilang cukup lama, pastikan sertakan dengan alasan yang jelas dan masuk akal atau dengan surat keterangan dari ahlinya.

5. Usahakan menyertakan surat keterangan dokter

Akan sangat disarankan untuk menyertakan surat keterangan dokter atau dari rumah sakit saat melakukan izin sakit. Hal ini untuk menambah tingkat kepercayaan dan juga bentuk profesionalitas dari karyawan serta akan menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk memberikan izin.

Hal ini berlaku untuk izin sakit dengan durasi yang lama ataupun sedikit. Karena tujuan utamanya adalah menunjukkan bukti dari tenaga ahli mengenai kondisi kesehatan dengan akurat.

6. Berikan alternatif dari konsekuensi izin kerja

Untuk beberapa profesi yang memiliki tanggung jawab besar atau pekerjaan harian yang harus dilakukan, jangan lupa untuk memberikan alternatif sebagai konsekuensi dari izin kerja yang diminta. Hal yang bisa dilakukan misalnya berkompromi dengan rekan kerja dan memberikan mandat.

Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah dengan berjanji menyelesaikan pekerjaan yang ditinggalkan dalam tenggat waktu tertentu. Dengan begitu perusahaan akan melihat karyawannya sebagai seorang yang bertanggung jawab penuh atas pekerjaannya.

Jika sakit yang diderita bukanlah yang terlalu mengganggu kesehatan namun berbahaya karena bisa menular, salah satu alternatif yang bisa diberikan adalah dengan menawarkan bekerja secara remote dari rumah.

7. Jangan lupa mengucapkan terima kasih

Hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah mengucapkan terima kasih di akhir surat sebagai bentuk sopan kepada orang yang sedang dimintai izinnya. Dengan bersikap sopan, kemungkinan untuk diizinkan dan dimaklumi akan menjadi lebih besar.

8. Kirimkan surat sesuai dengan aturan kantor

Meskipun saat ini sudah merupakan era digital, namun tidak menutup kemungkinan perusahaan masih menerapkan aturan mengirimkan surat izin dalam bentuk hard copy. Maka dari itu pastikan terlebih dahulu aturan tempat bekerja.

Setiap orang tentu tidak bisa mengontrol kapan akan sakit, maka dari itu memiliki tempat kerja yang bisa menerima surat izin sakit tentunya akan sangat baik untuk kesehatan diri dan juga mental. Untuk mencari pekerjaan saat ini sudah banyak platform yang membantu misalnya saja situs pelangifortunaglobal.com.