√ Tahapan Officer Development Program dan Tips Lolos Seleksi

officer development program

Officer development program yang juga dikenal dengan sebutan ODP merupakan suatu istilah yang sangat populer di dunia kerja. Program semacam ini biasanya ada di bank dan berbagai perusahaan besar lainnya. Tapi beberapa orang masih belum mengerti apa sebenarnya ODP itu.

ODP sebenarnya merupakan sebuah bentuk pelatihan yang dilakukan sebelum masa kerja dimulai. Program ini dibuat dan dilaksanakan karena ada banyak sarjana yang masih muda melamar ke perusahaan tapi belum mempunyai kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Apa Itu Officer Development Program

Agar bisa memahami lebih lanjut mengenai ODP, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu dulu apa sebenarnya ODP ini. ODP merupakan suatu program khusus pra kerja yang diadakan untuk melatih para kandidat atau calon karyawan yang akan bergabung ke perusahaan.

Dengan mengikuti program pelatihan ini, karyawan akan mendapatkan kemampuan dan keahlian khusus yang diperlukan dalam menjalankan pekerjaannya. Biasanya, ODP dilaksanakan oleh BUMN maupun perusahaan perbankan.

Tapi saat ini sudah banyak perusahaan swasta yang mengadopsi program yang sama untuk merekrut karyawan baru yang pengalamannya bisa dibilang masih minim.

Berbagai Bentuk Officer Development Program

Setiap program pelatihan mempunyai sistem pelatihannya sendiri, demikian pula dengan ODP. Program pelatihan pra kerja ini terdiri dari dua tahapan pelatihan yang harus dilalui oleh setiap calon karyawan. Kedua tahapan dalam officer development program adalah:

1. Classical Training

Jenis training yang pertama ini juga dikenal dengan istilah lain, yaitu in-class training. Training atau pelatihan ini memungkinkan para peserta untuk memperoleh pengetahuan dasar mengenai perusahaan, misi dan visi perusahaan, serta berbagai pelatihan lain yang berkaitan dengan manajerial.

Baca Juga  √ Manajemen Karir Adalah : Pengertian, Manfaat dan Contohnya!

Beberapa perusahaan juga menambahkan kegiatan role play pada tahapan pelatihan ini. Tujuannya adalah untuk memperdalam pemahaman calon karyawan mengenai materi yang disampaikan. Sesuai dengan nama pelatihannya, training ini dilaksanakan di dalam ruangan kelas.

2. On Job Training

Setelah memasuki tahap pertama di atas, para calon karyawan akan merasakan langsung beberapa pekerjaan yang nantinya akan menjadi pekerjaan mereka. Tahap pelatihan ini disebut sebagai on job training.

Jenis pelatihan yang kedua ini akan membuat para karyawan terlibat dan melakukan berbagai interaksi dengan para senior serta pimpinan perusahaan. Tujuan dari pelatihan yang satu ini adalah untuk menggali potensi terbaik calon karyawan untuk perusahaan.

Persiapan Mengikuti Officer Development Program

Memahami seluk beluk ODP bertujuan agar para calon karyawan bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik sehingga mampu melewati dua tahapan pelatihan yang diadakan oleh perusahaan. Beberapa persiapan yang wajib dilakukan oleh para calon karyawan meliputi:

1. Menyelesaikan pendidikan

Persiapan yang paling mutlak dan harus dilakukan oleh setiap kandidat adalah menyelesaikan pendidikan sesuai dengan yang diminta atau diwajibkan oleh perusahaan. Kandidat yang tidak memenuhi persyaratan pendidikan dari perusahaan tidak akan bisa mengikuti ODP.

Program pelatihan dari perusahaan ini sebaiknya tidak diikuti kalau kandidat masih menempuh pendidikan tinggi atau sedang mengerjakan proyek tugas akhir. ODP adalah program yang periodenya panjang dan sarat dengan berbagai kegiatan. Selesaikan pendidikan sebelum mengikuti ODP.

2. Mempersiapkan kemampuan

Masing-masing perusahaan menetapkan kualifikasi tersendiri, misalnya kandidat harus mempunyai kemampuan dasar di bidang komunikasi, analisis, bahasa, kepemimpinan, atau bidang lainnya. Kandidat yang ingin memperoleh posisi tertentu sebaiknya menyesuaikan diri dengan persyaratan.

Baca Juga  Management Trainee : Pengertian dan Tugasnya (Lengkap!)

Dengan memahami kualifikasi yang diharapkan oleh perusahaan jauh sebelum bergabung, kandidat bisa melatih kemampuan yang dimilikinya sehingga nantinya akan berhasil memenuhi persyaratan yang diminta oleh perusahaan. Kandidat pun bisa menyelesaikan pelatihan dengan lebih baik.

3. Melengkapi administrasi

Untuk mengikuti program pelatihan yang diadakan oleh perusahaan ini, kandidat wajib melengkapi administrasi sesuai dengan yang diminta oleh perusahaan. Secara umum, ada beberapa persyaratan yang akan diminta oleh perusahaan seperti IPK minimal 3.00 dan TOEFL minimal 500.

Selain itu, beberapa syarat lain yang diwajibkan oleh perusahaan termasuk bukti lolos seleksi di bidang matematika dasar, mempunyai kemampuan berkomunikasi yang bagus, pernah bergabung dalam organisasi tertentu, dan punya kemampuan untuk berpikir logis dan bekerja dengan tekanan.

4. Melakukan survei

Kandidat bisa melakukan survei dengan mengikuti berbagai job fair. Apa sebenarnya tujuan melakukan survei perusahaan? Dengan melakukan survei, kandidat bisa mencari tahu sejak awal seperti apa perusahaan tersebut, apa saja visi dan misinya, dan berbagai informasi lain yang sangat penting.

Berbekal semua informasi tersebut, kandidat bisa mengikuti tahapan pertama training dengan lebih baik agar bisa lebih siap dalam mengikuti tahap kedua pelatihan. Saat ini, job fair masih tersedia secara virtual. Kandidat bisa mengikuti job fair yang diadakan oleh perusahaan dan lembaga pendidikan.

5. Melatih kemampuan teori

Berbagai perusahaan akan mengadakan berbagai tes sebelum interview dilakukan. Biasanya, tes berupa TOEFL, psikotes, dan FGD atau forum group discussion. Agar bisa menyelesaikan seluruh tes dengan baik dan benar, kandidat perlu berlatih sesering mungkin.

Ada banyak buku mengenai TOEFL dan psikotes yang bisa kandidat gunakan untuk melatih kemampuan teori. Berbagai tes tersebut juga bisa ditemukan di internet. Dengan berlatih sebelum mengikuti tes, kandidat akan lebih siap untuk mengikuti berbagai tes yang diadakan perusahaan.

Baca Juga  √ 8 Website untuk Buat CV Gratis dan Menarik (100% Mudah!)

6. Menjaga kesehatan

Jauh sebelum mengikuti officer development program dari perusahaan yang diminati, kandidat perlu menjaga diri agar selalu sehat. Hal ini berkaitan erat dengan salah satu persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan, yaitu medical check up.

Kandidat bisa lolos medical check up jika rutin berolahraga serta selalu mengkonsumsi makanan yang tinggi nutrisi. Kandidat juga sebaiknya berusaha untuk memiliki berat badan dan tinggi badan yang profesional sehingga kesempatan bergabung di perusahaan menjadi lebih besar.

ODP di Berbagai Perusahaan

Saat ini ada banyak perusahaan di Indonesia yang sudah menjadikan ODP sebagai bagian dari rangkaian penerimaan karyawan baru. Beberapa jenis perusahaan yang mengadopsi program ini antara lain:

1. Perusahaan perbankan

Perusahaan perbankan biasanya menyelenggarakan ODP untuk merekrut karyawan yang akan memegang posisi kepemimpinan. Durasi ODP di perbankan bervariasi, tapi biasanya mencapai 1 tahun masa training.

2. Perusahaan finance

Selain perusahaan perbankan, perusahaan keuangan seperti misalnya FIFGroup juga membuka program ODP dan MDP atau management development program. Kedua program ini bertujuan untuk mempersiapkan para karyawan dalam melaksanakan tugas di bidang keuangan secara profesional.

Siapkan Diri Bersama Pelangi Fortuna Global

Kandidat yang sudah benar-benar siap tapi belum menemukan pekerjaan yang paling sesuai dengan kemampuan perlu mengunjungi pelangifortunaglobal.com. Pelangi Fortuna Global merupakan wadah terbaik bagi para pelamar kerja yang ingin menemukan pekerjaan sesuai dengan kemampuan.

Siapkan lamaran pekerjaan kemudian informasikan Pelangi Fortuna Global di halaman utama situs web bahwa Anda membutuhkan pekerjaan yang sesuai dengan kesanggupan. Ada berbagai lowongan pekerjaan yang bisa ditemukan di halaman utama Pelangi Fortuna Global.Cari tahu lebih banyak mengenai pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan Anda dan persiapkan diri mengikuti officer development program bersama Pelangi Fortuna Global.