contoh hard skill dalam cv

√ Contoh Hard Skill dalam CV yang Benar (Lengkap!)

Menampilkan hard skill dalam CV penting untuk dilakukan untuk memudahkan para recruiter melakukan penyaringan. Umumnya yang memiliki hard skill cukup tinggi biasanya akan lebih mudah lolos untuk ke tahap tes atau wawancara.

Itulah kenapa tidak ada salahnya untuk mengetahui kira-kira skill apa saja yang bisa dituliskan dan akan memberikan nilai lebih. Karena jika sampai salah menuliskan hard skill kemungkinan besar akan membuat HRD jadi malas dan akhirnya tidak meloloskan.

Contoh Hard Skill dalam CV yang Harus Ditulis

Saat membuat CV dan ingin memasukkan hard skill ada baiknya untuk memilih satu dari beberapa yang sudah dituliskan di bawah ini. Dengan begitu, Anda bisa dengan mudah terlihat menarik dan meyakinkan di mata HRD.

1. Marketing

Salah satu kemampuan yang bisa dipelajari adalah marketing. Disadari atau tidak kemampuan ini sebenarnya bisa dipelajari secara otodidak ataupun bisa juga menggunakan kursus yang membahas banyak hal terkait dengan marketing.

Karena teknik untuk melakukan marketing ini ternyata bervariasi. Ada teknik marketing yang dilakukan secara langsung dan ada juga teknik marketing yang nantinya akan dilakukan secara online.

Itulah kenapa teknik marketing ini menjadi salah satu yang penting untuk mereka yang memang bergerak di bidang penjualan. Jadi berbagai teknik harus dikuasai agar proses penjualan mengalami peningkatan.

2. Desain Grafis

Kemampuan desain grafis ini juga sangat penting karena akan menentukan peluang seseorang untuk lebih mudah diterima bekerja atau tidak. Karena pekerjaan ini sebenarnya hampir dibutuhkan oleh semua perusahaan.

Seorang desainer grafis biasanya akan mendesain banyak hal-hal yang berhubungan dengan promosi. Selain itu mereka juga akan menyusun apapun yang berhubungan dengan perusahaan baik itu untuk penjualan ataupun untuk melakukan branding.

Baca Juga  √ Apa Itu Surat Keterangan Kerja : Fungsi dan Contoh Surat Keterangan Kerja Perusahaan

Dengan kemampuan desain grafis yang baik serta menguasai beberapa aplikasi desain akan menjadi nilai tambah. Itulah kenapa kemampuan desain grafis ini adalah sesuatu yang tidak bisa diabaikan.

3. Editor Video

Kemampuan sebagai seorang video editor juga sangat penting dan harus dimasukkan. Apalagi zaman sekarang sudah sangat umum sebuah perusahaan memiliki akun pada Tik Tok ataupun YouTube untuk promosi.

4. Web Development

Kemampuan untuk web development atau pengembangan website juga wajib dimasukkan apabila pekerjaan yang dilamar berhubungan. Kemampuan ini akan membuat mereka lebih mudah untuk mengembangkan suatu website.

Jadi tidak hanya untuk membuat suatu website dari awal hingga akhir saja tetapi juga melakukan perawatan. Karena perawatan untuk website ini cukup sulit untuk dilakukan dan harus dilakukan secara berkala.

5. Penjualan atau Sales

Kemampuan untuk melakukan proses penjualan juga sangat penting karena tidak semua orang memiliki hal ini. Namun kemampuan untuk sales ini ternyata bisa dipelajari karena tekniknya juga sangat banyak.

Dengan kemampuan menjual yang sangat tinggi ini maka seseorang bisa dengan mudah untuk menjual apa pun. Jadi meskipun memiliki produk yang masih baru sekalipun akan mudah untuk mempengaruhi orang lain untuk membeli.

Menuliskan kemampuan ini sangat penting untuk seseorang yang memang bekerja di bidang itu. Jadi HRD akan tahu kira-kira kemampuan apa yang bisa diandalkan dan menjadi alasan untuk diterima.

6. Analisis Data

Kemampuan analisis data juga sangat penting apalagi saat ini pekerjaan yang berhubungan dengan itu juga dibutuhkan. Data scientist dibutuhkan untuk melakukan analisis terkait dengan produk ataupun terkait dengan konsumen.

Adanya analisis ini maka seseorang bisa dengan mudah mengetahui kira-kira bagaimana perilaku dari para konsumen. Karena biasanya perilaku dari para konsumen ini cukup bervariasi dan tergantung dengan jenis produk yang mungkin akan ditawarkan.

Baca Juga  √ Job Description: Pengertian, Peran, Kualifikasi dan Contohnya!

Karena berhasil melakukan analisis data maka program-program yang nantinya dilakukan bisa lebih terarah. Jadi tidak hanya sekedar membuat program tertentu tanpa mempertimbangkan apa saja kelebihan dan juga kekurangannya.

Cara Meningkatkan Hard Skill

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa meningkatkan hard skill yang dimiliki oleh seseorang secara maksimal. 

1. Melakukan Kursus

Sedikit berbeda dengan soft skill yang biasanya sudah dimiliki oleh seseorang. Hard skill adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh seseorang karena mereka belajar baik secara formal maupun secara nonformal.

Dari apa yang sudah dilakukan itu mereka bisa dengan mudah untuk mendapatkan kemampuan khususnya ketika sedang menjalankan kursus. Kemampuan untuk melakukan sesuatu bisa menjadi lebih meningkat.

Itulah kenapa zaman sekarang ada banyak sekali kursus yang bisa dilakukan. Dengan melakukan kursus ini maka seseorang bisa mendapatkan kemampuan baru atau meningkatkan kemampuan yang sudah dimiliki sebelumnya.

2. Belajar Otodidak

Selain dengan menggunakan kursus baik itu kursus secara langsung ataupun kursus secara digital. Cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan hard skill adalah dengan belajar secara otodidak atau belajar secara mandiri.

Zaman sekarang ada banyak sekali orang yang memiliki kemampuan khusus karena mereka belajar secara otodidak. Dengan proses belajar ini mereka bisa dengan mudah melakukan apapun tanpa harus berhubungan dengan instansi resmi.

Belajar otodidak bisa dilakukan dengan banyak cara dan umumnya akan memanfaatkan buku. Selain itu bisa juga memanfaatkan cara lainnya seperti dengan menggunakan video yang ada pada YouTube ataupun tutorial berupa website.

3. Terus Belajar dan Praktik

Sebenarnya baik belajar secara otodidak ataupun menggunakan kursus akan sangat percuma jika tidak dipraktekkan secara langsung. Apalagi jika kemampuan itu berhubungan secara langsung dengan hal-hal teknis.

Bisa kemampuan hard skill yang nantinya akan dituliskan berhubungan dengan desain. Apabila hanya melihat teori saja atau menghafalkan apapun yang ada di sana bisa saja percuma tanpa langsung dipraktekkan secara langsung.

Baca Juga  √ Cara Membuat Surat Keterangan Sehat Beserta Contoh & Syaratnya!

Itulah kenapa disarankan untuk terus belajar dan melakukannya secara terus-menerus. Dengan melakukan itu maka risiko untuk mengalami penurunan kemampuan akan rendah. Bahkan kemampuan akan terus diasah secara maksimal.

4. Terus Mendapatkan Evaluasi

Selain terus melakukan praktek sebenarnya mendapatkan evaluasi juga sangat penting. Itulah kenapa beberapa orang sering sekali melakukan kursus agar apapun yang mereka kerjakan bisa dievaluasi dengan baik.

Selain dievaluasi oleh orang yang memang ahlinya biasanya juga bisa dilihat oleh orang lain. Jadi kemampuan diri bisa dilihat secara maksimal dan memudahkan proses pembelajaran yang nantinya akan dilakukan.

Setelah proses evaluasi ini dilakukan maka kemampuan yang dimiliki seseorang akan mengalami peningkatan. Itulah kenapa sangat disarankan untuk melakukan evaluasi ini secara terus-menerus.

5. Belajar di Lembaga Formal

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk meningkatkan hard skill adalah dengan belajar secara formal. Apabila berhasil belajar secara formal maka seseorang biasanya akan mendapatkan gelar ataupun sertifikat.

Belajar di lembaga formal biasanya dalam bentuk sekolah ataupun bisa juga dalam bentuk kursus resmi. Jadi mereka akan mempelajari berbagai hal sesuai dengan kurikulum yang sudah disusun dengan sangat rapi.

Apabila berhasil menyelesaikan biasanya akan mendapatkan sertifikat dan apabila gagal biasanya tidak akan mendapatkan apa-apa. Itulah kenapa apabila belajar di lembaga resmi harus lakukan dengan sangat baik.

Terkadang dengan hanya menuliskan kemampuan tanpa ada embel-embel soft skill atau hard skill membuat HRD sulit mengelompokkan. Selain itu, coba melakukan upgrading diri dengan bergabung ke pelangifotunaglobal.com agar dibantu untuk mendapatkan pekerjaan impian.

Hard skill dalam CV memang bukan satu-satu pertimbangan yang nantinya akan dilakukan oleh perusahaan untuk menerima Anda. Namun, jika memiliki cukup banyak hard skill akan lebih baik apalagi berhubungan dengan jenis pekerjaan yang sedang dilamar.

Related Posts