walk in interview

Walk in Interview : Pengertian, Persiapan & Tips Menghadapinya (Lengkap!)

Pengertian dari walk in interview adalah proses melamar kerja yang singkat dan dilakukan secara langsung saat itu juga. Kebanyakan orang akan lebih memilih walk interview karena lebih mudah dan cepat dibanding interview biasanya.

Walk interview juga sering disebut dengan wawancara terbuka yang dilakukan untuk skala khusus dan di posisi tertentu pada suatu perusahaan. Proses penerimaan karyawan juga dilakukan dengan lebih singkat dengan tawaran lowongan pekerjaan pada posisi yang variatif. 

Apa Itu Walk in Interview

Walk in interview adalah sesi wawancara dalam melamar pekerjaan dalam merekrut sekelompok kandidat, hanya dalam waktu yang singkat saja. Memang tidak sama dengan sebuah wawancara yang sudah terjadwal.

Orang yang melamar pekerjaan pun tidak perlu membuat janji secara resmi dengan perusahaan, atau pihak penerima kerja dalam sesi wawancara tersebut. Perusahaan akan mengadakan walk interview tersebut pada saat mereka berencana merekrut pekerja di waktu bersamaan.

Jenis wawancara tersebut tidak lama dan pihak perusahaan hanya menanyakan hal-hal penting saja. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang cukup signifikan pada walk interview dengan wawancara yang biasa. Perusahaan juga tetap menerima portofolio, surat lamaran, dan dokumen lainnya.

Wawancara ini dilakukan untuk para pelamar yang cocok dengan posisi yang ada saat itu. Proses perekrutan juga lebih cepat karena pencari kerja tidak harus menunggu jawaban lamaran dalam waktu lama.

Tips Menghadapi Walk in Interview

Supaya sukses menghadapi walk interview saat akan melamar pekerjaan, lakukan tips berikut ini:

Baca Juga  Inilah 10+ Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Diajukan HRD

1. Memberi Kesan Pertama yang Positif

Dari awal pelamar berhadapan dengan si pencari kerja maka berikan senyum yang sopan, dan beri jabat tangan dengan cara yang tegas. Berikan juga kontak mata yang juga tegas. Bisa juga berbasa basi ketika berjalan dari ruang resepsionis menuju si pewawancara.

Pada 30 detik pertama dalam sesi wawancara ini, biasanya pewawancara sudah memutuskan apakah mereka menyukai pelamar atau tidak dan apakah ia cocok bekerja di perusahaan atau tidak.

Baca Juga : Cara Perkenalan Diri Saat Interview Beserta Contohnya

2. Alasan Mengapa Perusahaan Mempekerjakan Pelamar

Sebagian besar perusahaan akan menuliskan kualifikasi apa saja yang dibutuhkan, bagi bara tim pencari kerja untuk para pelamar. Maka langkah ini diberikan pada calon pelamar dengan bebas, jenis demonstrasi apa yang akan ditunjukkan pewawancara nantinya.

Persiapkan diri untuk berbicara tentang pengalaman, keterampilan, pengetahuan, hingga kemampuan. Setidaknya miliki 3 poin utama yang cukup kuat dalam keunggulan diri yang berkaitan dengan pekerjaan.

Nantinya hal itu akan menjadi alasan kuat, mengapa perusahaan harus mempekerjakan pelamar tersebut.

3. Bersikap Positif

Seorang pewawancara juga akan memikirkan bagaimana bekerja bersama si pelamar. Maka hal terakhir yang ingin didengar oleh pewawancara adalah bagaimana pelamar membicarakan atasan/kolega dalam bekerja, apakah positif atau negatif.

Pewawancara juga akan senang dengan pelamar yang merupakan tipe orang yang suka tantangan dan dipenuhi dengan antusiasme dalam bekerja.

Baca Juga : Cara Membatalkan Interview Kerja Sopan Tanpa Merusak Citra Diri

4. Mengingat Kembali Bagaimana Bahasa Tubuh yang Tepat

Sesi walk in interview tidak hanya tentang apa saja yang diucapkan oleh pelamar tetapi juga bagaimana cara mengucapkannya. Selama sesi wawancara ini berlangsung, sebaiknya tidak melipatkan tangan atau menyandarkan tubuh pada kursi.

Maka lakukan kontak mata dan duduk dengan tegak saat sesi wawancara sedang berlangsung. Condongkan juga tubuh ke arah depan ketika menyampaikan apa yang dimaksud. 

Baca Juga  5 Tips Menjawab Kelebihan dan Kekurangan Wawancara Kerja

Dalam hal ini biasanya banyak pelamar yang tidak berpikir untuk bisa mengontrol bahasa tubuh mereka.

5. Mengutamakan Sopan Santun

Sebaiknya memilih daripada dipilih, maka beritahukan pewawancara alasan mengapa pelamar tertarik dengan peluang kerja yang ada atau dengan perusahaan itu sendiri. 

Katakan juga pada pewawancara kerja tentang ketertarikan pelamar pada perusahaan tersebut.

Baca Juga : Berapa Lama Menunggu Hasil Interview? Pelamar Kerja Wajib Tahu!

Teknis dalam Walk in Interview

Ketahui juga bagaimana tata cara dan teknis pelaksanaan walk interview. Biasanya kegiatan tersebut dibuka untuk umum dengan sasaran utamanya para pencari kerja. Lokasi walk interview ini bisa di mana saja tetapi pada umumnya dilakukan di hotel, hall, aula, dan tempat luas lainnya.

Waktu pelaksanaannya juga bisa kapan saja bahkan bisa sepanjang tahun. Sifatnya juga kondisional hanya beberapa pekan atau beberapa hari saja. waktu penyelenggaraannya akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan kesiapan mereka.

Para penyelenggara walk interview biasanya sejumlah perusahaan besar yang memang sedang membuka lowongan pekerjaan, dengan jumlah kuota yang terbilang banyak. Kemudian mereka akan ditempatkan pada beberapa booth yang tertata dengan rapi. 

Supaya lamaran bisa dimasukkan dengan mudah dan melakukan perusahaan yang sudah ditargetkan. Selain melakukan walk interview tersebut, banyak juga pencari kerja yang hanya mengambil brosur perusahaan saja.

Persiapan Melakukan Walk in Interview

Diperlukan persiapan yang juga matang untuk melakukan walk interview tersebut. Berikut ini sejumlah persiapan dalam melakukan walk interview:

1. Lakukan Riset Terlebih Dulu

Hal utama yang harus dilakukan dalam melakukan walk interview adalah dengan melakukan riset. Cari informasi selengkap-lengkapnya mengenai perusahaan yang akan dituju. Pilih juga beberapa lowongan pekerjaan yang cocok dengan posisi yang sesuai keahlian dan keinginan.

Pastikan penyelenggara dan perusahaan yang akan melakukan walk interview ini bukan penipu, perusahaan yang sudah terpercaya, dan sudah memiliki nama. Tanpa melakukan riset terlebih dulu maka pelamar hanya akan kebingungan pada saat masuk ke area tersebut.

Baca Juga  8 Tips Agar Sukses Wawancara Kerja di Bank dan Contoh Wawancara [Lengkap!]

Pelamar hanya akan berkeliling di sekitar booth saja tanpa tahu apa yang akan dilakukan atau memilih perusahaan mana yang dituju.

2. Persiapkan Sejumlah Dokumen Pendukung

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa proses dalam walk interview ini sama saja dengan proses melamar pekerjaan yang biasanya. Maka bawalah sejumlah dokumen pendukung seperti cover letter, biodata diri, portofolio, surat lamaran, dan sebagainya.

Pastikan juga dokumen tersebut dalam keadaan bersih, rapi, dan juga tidak kotor. Dokumen juga tidak boleh terlipat karena nantinya akan diperiksa oleh pewawancara. Kondisi dokumen yang prima dan siaga juga akan menambah nilai positif bagi perusahaan.

Baca Juga : Tanda Diterima Kerja Saat Interview dan Lolos Interview

3. Persiapkan Diri

Sebaik dan sebagus apapun dokumen yang dibawa saat melamar kerja, akan menjadi tak ada artinya jika pelamar merasa tidak percaya diri. Maka persiapkan segalanya sebaik mungkin termasuk mental.

Supaya saat menjawab pertanyaan semuanya bisa dijawab dengan benar, dan bebas dari sikap grogi dan semacamnya. Yakinkan diri sendiri bahwa sebagai pelamar kerja yang baik, kualitas diri sendiri sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Kenakan pakaian yang baik, sopan, dan sesuai tempatnya. Makan dan minum dengan cukup sebelum pergi ke tempat wawancara juga penting. Hal itu menjadi bagian dari persiapan dalam melakukan walk in interview.

Penampilan yang baik dan energi yang cukup dari makan dan minum saat di rumah, akan sangat menunjang performa ketika sedang diwawancara.

Baca Juga : Ketahui Beberapa Pertanyaan Interview dan Jawabannya untuk Fresh Graduate

Sejumlah tips dalam menghadapi walk in interview di atas akan menjadi panduan yang tepat. Untuk para pelamar kerja yang ingin mendapat pekerjaan sesuai keahlian/kemampuannya, bisa kunjungi web pelangifortunaglobal.com yang merupakan wadah tepat untuk para pelamar kerja.

Related Posts

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *